Taman Baca DE-5 merupakan sebuah lembaga sosial yang kehadirannya sangat ditunggu oleh masyarakat khususnya di lingkungan RT012/05 Kelurahan Pela Mampang Jakarta Selatan.
Menimbang kondisi ekonomi Indonesia yang kian memburuk sejak bubarnya rezim Soeharto 1997-1998 lalu, muncullah ide dan gagasan Ibu Hj. Nini Johan untuk membuka layanan baca gratis yang dapat membantu pendidikan nonformal sebagai sarana masyarakat untuk menimba ilmu. Dikawal oleh niat sebagai wujud pengabdian kepada mayarakat, kemudian Bunda Nini Johan mendirikan Taman Baca DE-5 ini. Dengan harapan bahwa keterpurukan ekonomi tidak lagi menjadi kambing hitam dan alasan masyarakat sehingga tidak bisa belajar dan membaca.
Didukung dan bantu oleh keluarga besar, beliau menyediakan Rumah pribadi untuk digunakan sebagai fasilitas masyarakat untuk membaca. Oleh karena itu, pemanfaatan Taman Baca De-5 ini sudah sepatutnya didayagunakan seoptimal mungkin oleh masyarakat khususnya di wilayah RT012/RW05 Kelurahan Pela Mampang.
Hj. Nini Johan adalah penggagas berdirinya Taman Baca DE-5 ini. Beliau menginginkan masyarakat setempat dapat dan bisa maju seperti anak-anak dari daerah bahkan negara lain. Itu semua bisa didapat katanya, asal kita mau dan berusaha keras dengan banyak membaca dan membaca.
Akhirnya, niat mulia itu bermuara juga di benak Furqon yang memiliki tujuan yang sama. Betapa luar biasanya dua pemikiran itu bersatu padu dan terbentuklah Taman yang penuh buku untuk masyarakat.
Kami sadar betul bahwa apa yang kami lakukan perlu dukungan dari para tokoh masyarakat agar laju dan berjalannya program Taman Baca DE-5 lebih cepat dan melahirkan bakat serta potensi yang dimiliki anak-anak.
Oleh karena itu kami menjalin kerjasama kepada semua pihak terkait yang berlatarbelakang dan keinginan yang sama.
//FRQ
Ultah Egyn dan Echa
Hari ini Group Marawis DE-5 diundang meramaikan Ultah Egyn dan Echa ke 9. Penampilan yang terus membaik. Kordinasi para personil semakin sinkron dan menghasilkan paduan suara musik yang harmoni. Read more »
Walau Miskin FatimaTetap Berprestasi
Gubuk itu sederhana dan berlantai tanah di tengah tegalan di Dusun Dualas, Pangongseyan, Sampang, Madura, Jawa Timur. Tidak akan ada yang menyangka jika gubuk itu dihuni seorang siswi yang baru-baru ini keluar sebagai juara nasional bidang astronomi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2011 di Manado, Sulawesi Utara.
Kemiskinan agaknya membuat Siti Fatima terpacu untuk belajar dengan rajin. Kegigihannya tidak hanya dalam belajar. Untuk berangkat ke sekolah yang jauhnya delapan kilometer, siswi kelas tiga SMA Negeri 1 Sampang ini harus berjalan kaki satu kilometer dari rumahnya karena tidak bisa dilalui sepeda motor. Setelah itu baru diantar pamannya ke jalan raya untuk selanjutnya naik angkutan ke sekolah.
Sayang, prestasi yang diraihnya di tingkat nasional dan regional di bidang astronomi kurang mendapatkan perhatian banyak kalangan. Siti Fatima hanya berharap bisa masuk Institut Teknologi Bandung jika nanti lulus dari SMA. Semoga saja, Siti yang sudah yatim dan memiliki ibu sebagai penjual ikan keliling itu bisa mengharumkan bangsa di masa depan.(ADO)
Sumber:Liputan6.com
Halal Bihalal
Tanggal 17 September 2011 bertempat di Kelurahan Pela Mampang Jakarta Selatan, Taman Baca DE-5 diminta oleh Lurah Pela Mampang untuk mengisi acara halal bihalal yang diselenggarakan setiap tahun oleh kelurahan tersebut. Kamipun mempersiapkan diri sehari sebelum acara digelar. Alhamdulillah dengan persiapan dan gladi resik yang singkat itupun kami dan anak-anak berhasil menampilkan diri di panggung halal bihalal tersebut secara memuaskan. Namun ada yang kurang sreg pada saat perhelatan tersebut yakni soud system yang kurang mendukung. Hal ini karuan saja menyebabkan suara vokal dalam performance itu menjadi kurang gurih ditelinga.
Meski demikian, undangan nampak terhibur dan manggut-manggut menyaksikan penampilan marawis DE-5 pada malam halal bihalal yang dislenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Pela Mampang tersebut.
Semoga di acara berikutnya, khususnya pihak penyelenggara menyediakan power sound yang lebih baik untuk mendukung terciptanya sajian dan hiburan yang enak didengar. Lihat gallery berikut…..> Read more »
Bukber 1432 H
Betapa indahnya Ramadhan. Untuk mengisi indahnya Ramadhan, Taman Baca DE-5 mengadakan buka puasa bersama. Hal ini dimaksudkan agar mampu memberi masukan positif dan juga pembelajaran kepada anak-anak. Ini merupakan wadah yang baik bagi anak-anak belajar menyelenggarakan acara dan mengemasnya sesuai dengan selera mereka; baik yang menyangkut acara maupun tatacara pelaksanaan acara itu sendiri. Hasilnya? Bagus sekali. Mereka patut mendapat acungan jempol dalam pelaksanaan acara buka bersama ini.
Terima kasih untuk para donatur bukber ini, semoga menjadi amal baik di sisi Alloh SWT, Amin. Read more »
Menghapal Qur’an
Taman Baca DE-5 selain sebagai sarana belajar membaca dan bercerita, juga melatih anak-anak menghapal Qur’an. Namun bukan sebagai guru. Taman Baca menjadi sarana untuk mendengarkan anak-anak yang ingin membaca hapalan mereka baik di sekolah maupun di lembaga tahfizh. Salah satunya adalah yang telah dilakukan oleh Ahmad Ghozali atau yang biasa dipanggil Agho.
Agho, hingga saat ini sudah menghapal sebanyak 5 juz. Taman baca mendengarkan dan memeriksa ulang bacaan dan hapalan tersebut sehingga lebih baik dan lebih cepat hapalannya. Di Taman baca ini, semua upaya diberikan berdasarkan potensi dan keinginan anak-anak dari beragam kemampuan atau skill. Jadi Taman Baca merupakan sarana menggali potensi anak dengan segala potensi yang dimiliki.
Membangun Kedekatan Dengan Anak
Pernahkah Anda sebagai orangtua merasa sudah mencurahkan banyak waktu untuk anak tetapi prilaku si anak masih menunjukkan bahwa ia kurang perhatian ?. Ataukah kebalikannya Anda sebagai orangtua karena sibuk dengan urusan bisnis hingga tidak ada waktu untuk mendidik dan mengasuh anak?, dan pada akhirnya buah hati kita jauh dengan kita ? lalu bagaimana solusinya?. Sebelum saya memaparkan solusinya ada sebuah kisah menarik yang sarat dengan permasalahan di atas.
Seorang bapak kembali pulang telat dari tempatnya bekerja, merasa letih. Mendadak sudut matanya melihat anaknya yang berumur 5 tahun berdiri di depan pintu kamarnya. Takut-takut menatap sang ayah. ”Ayah, bolehkah aku menanyakan sesuatu?, tanya anak, mengerjap-ngerjapkan matanya yang bulat bening. ”Ya, Tentu saja. Apakah yang akan kau tanyakan ? jawab bapaknya.”Ayah berapa uang yang Ayah dapatkan dalam satu jam?” ”Itu bukan urusanmu! Apa yang membuatmu bertanya seperti itu?” bapaknya berkata dengan anda tinggi. Agak marah dia rupanya. Read more »
What is Marawis?
Marawis adalah salah satu jenis “band tepuk” dengan perkusi sebagai alat musik utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian Timur Tengah dan Betawi, dan memiliki unsur keagamaan yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta.
Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari Yaman Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan hajir (gendang besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm, dumbuk (sejenis gendang yang berbentuk seperti dandang, memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong kayu bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan tamborin atau krecek. Lagu-lagu yang berirama gambus atau padang pasir dinyanyikan sambil diiringi jenis pukulan tertentu. Read more »
Tentang Group Marawis DE-5
Berawal dari sebuah semangat anak-anak yang tergabung dalam wadah Taman Baca DE-5, kami sebagai pengurus melanjutkan semangat itu dalam bentuk yang lebih kongkrit “Group Marawis Taman Baca DE-5″. Wadah ini dimaksudkan agar semangat anak-anak dalam bermarawis itu lebih terorganisir dan terarah.
Pada tanggal 4 Mei, 2011 kami memutuskan untuk memanggil guru khusus yang menangani masalah marawis. Kami mendatangkan abang Faisal untuk melatih anak-anak dalam hal marawis sebagai guru mereka Bang Faisal, begitu anak-anak memanggilnya, dengan semangatnya yang luar biasa mulai mengajar anak-anak untuk berlatih marawis. Dengan semangatnya itu, sang guru rela membawa peralatan marawis sendiri dari rumahnya. Bravo pak guru!
Inilah gambar saat pertama kali anak-anak belajar marawis bersama guru mereka, bang Faisal. Antusiame yang sangat luar biasa. Semoga latihan ini memberi semangat baru kepada anak-anak. Pesan Abi adalah, jangan cepat puas dan putus asa. Semakin banyak berlatih, maka semakin cepat pandai. Read more »
Berlibur Ke Museum Gajah dan Monas
Hari ini anak-anak melepas lelah setelah capek membaca di Taman Baca. Pergi berlibur rencana awalnya ke Planetarium Jakarta Pusat, namun karena suatu halangan- akhirnya pindah arah mendadak ke dua tempat; musium gajah dan Monas. Weleh-weleh…….keliling jakarta!!
Anak-anak nampak ceria dan suka walau sebenarnya banyak menguras tenaga mereka. Anak-anak memang luar biasa. Read more »




Komentar Pembaca